23 Juni 2026
Desain Pouch dan Sachet: Maksimalkan Limited Space
Panduan desain pouch dan sachet untuk ruang terbatas. Atur panel depan, info wajib label BPOM, ruang aman dari segel, dan file cetak yang siap produksi.
Pouch dan sachet punya satu masalah yang sama. Ruangnya sempit. Anda harus muat logo, nama produk, gambar, dan info wajib di permukaan kecil.
Beda dengan kotak yang punya banyak sisi datar, pouch bentuknya berubah saat diisi. Sachet malah lebih kecil lagi. Artikel ini bahas cara desain pouch dan sachet supaya tetap rapi dan kebaca, walaupun tempatnya terbatas.
Kenali bentuk fisiknya dulu
Sebelum desain, Anda harus paham bentuk pouch saat sudah diisi. Permukaan yang datar di layar akan melengkung saat pouch berdiri.
Stand-up pouch punya panel depan, panel belakang, dan gusset di bawah. Gusset itu lipatan dasar yang bikin pouch bisa berdiri. Saat pouch terisi, gusset terbuka dan menelan sebagian gambar di bagian bawah. Jadi jangan taruh teks penting di area gusset.
Sachet lebih sederhana. Biasanya cuma dua panel, depan dan belakang, dengan segel di tepi. Tidak ada gusset, jadi area cetak lebih lurus. Tapi ukurannya jauh lebih kecil, jadi setiap milimeter berharga.
Pahami juga letak segel, zipper, dan tear notch. Tiga bagian ini tidak boleh ketiban teks atau logo. Kalau kena, hasilnya bisa terpotong atau susah dibaca.
Bikin panel depan fokus ke satu pesan
Panel depan adalah wajah produk Anda di rak. Orang cuma lihat beberapa detik, jadi jangan jejali semuanya.
Pilih satu pesan utama dan satu gambar utama. Logo di atas, nama produk besar, dan satu klaim singkat. Misalnya “Tanpa Gula” atau “Isi 10 Sachet”. Itu sudah cukup.
Nama produk harus kebaca dari jarak satu sampai dua meter. Kalau di toko produk Anda berdesakan dengan merek lain, nama yang kecil akan tenggelam. Besarkan, beri kontras warna, dan jangan ditumpuk elemen lain.
Panel depan yang penuh malah bikin orang bingung. Satu pesan kuat selalu menang dari sepuluh pesan kecil. Sisihkan detail lain ke panel belakang.
Mau desain pouch yang menonjol di rak? Tim desain kami bisa bantu susun panel depan yang fokus dan kebaca.
Atur info di panel belakang dan strip sachet
Panel belakang menampung semua detail yang tidak muat di depan. Komposisi, cara pakai, tanggal kedaluwarsa, dan info wajib lain.
Untuk produk makanan, BPOM mewajibkan beberapa info di label. Nama produk, berat bersih, komposisi, nama dan alamat produsen, serta nomor izin edar. Pastikan semua ini muat dan tetap kebaca. Aturan label ini sama pentingnya dengan prinsip desain kemasan yang lain.
Di sachet, ruang belakang sangat sempit. Anda harus pintar memilih. Tampilkan info wajib dulu, baru sisanya kalau masih ada tempat. Kalau benar-benar tidak muat, info tambahan bisa ditaruh di kotak luar yang membungkus banyak sachet.
Hindari font terlalu kecil. Ukuran di bawah 6 pt sering tidak terbaca setelah dicetak di film plastik. Pilih font yang bersih dan sederhana. Ini bagian dari pemilihan font yang tepat untuk kemasan kecil.
Sisakan ruang aman dari tepi dan segel
Mesin potong dan segel tidak selalu pas seratus persen. Makanya Anda butuh ruang aman.
Beri jarak aman sekitar 5 sampai 10 mm dari setiap tepi segel untuk pouch. Untuk sachet yang lebih kecil, minimal 3 mm. Semua teks dan logo penting harus ada di dalam zona ini. Kalau terlalu mepet ke tepi, bisa kena segel atau kepotong.
Jangan lupa bleed. Itu area gambar yang sengaja dilebihkan keluar dari garis potong, sekitar 3 mm. Gunanya supaya tidak ada garis putih di pinggir kalau potongan meleset sedikit.
Untuk pouch dengan zipper atau tear notch, kosongkan area itu dari teks. Zipper biasanya makan ruang di bagian atas. Tear notch ada di sudut untuk sobek. Desain harus mengalir di sekitar kedua bagian ini, bukan menabraknya.
Siapkan file yang benar untuk cetak
Desain yang bagus di layar bisa kacau saat dicetak kalau filenya salah. Beberapa hal ini sering terlewat.
Atur warna ke CMYK, bukan RGB. Printer pakai CMYK, jadi warna RGB bisa berubah saat dicetak. Warna cerah di layar bisa jadi kusam di hasil akhir.
Pakai file vektor seperti AI atau PDF, bukan gambar JPG biasa. Ubah semua font jadi outline supaya tidak berubah di komputer pabrik. Resolusi gambar minimal 300 dpi biar tidak pecah.
Minta template dieline dari pabrik sesuai ukuran pouch Anda. Setiap ukuran punya batas panel, posisi segel, dan gusset yang beda. Jangan tebak sendiri. Cek dulu hasilnya dengan model 3D atau mockup sebelum cetak ribuan.
Kalau desain Anda butuh warna putih solid di atas film bening, sebutkan ke pabrik. Tinta putih dicetak di lapisan terpisah dan harus diatur sejak awal.
Siap mencetak pouch atau sachet Anda? Kami bantu dari desain, dieline, sampai produksi dalam satu pabrik.